Minggu, 06 April 2008

Fitna dari Rehab Medik

Selama dua minggu aku melewatkan masa koass di rehab medik aku menyedari bahwa dua hal berikut adalah fitna dan tidak terbukti kebenarannya. Jangan percaya bila ada seseorang
mengatakannya kepada anda.
1.Loker di rehab medik cukup untuk dimasuki dua orang.
2.Pintu loker rehab medik rasanya terlalu asin.

Saya sudah membuktikan bahwa kedua fitna tersebut benar-benar fitna (penulisan fitna mengacu pada film Fitna dari Belanda yang kontroversial tentang Islam, suer deh blog ini ngga ada hubungannya dengan film tersebut, cuma numpang beken aja, hehehe). Dari dua gambar berikut saya bisa menyatakan bahwa:
1.Loker di rehabilitasi medik tidak bisa dimasuki bahkan oleh satu orang saja. Suasana di dalam pengap, bernafas aja susah. Tuh, cuma sekitar sepertiga badanku aja yang bisa masuk. Kegiatan mencoba masuk ke dalam loker adalah kontra indikasi mutlak untuk penderita klaustrofobia dan asma bronkial.
2.Pintu loker rehab medik cuma berasa kayu biasa, ngga terlalu asin. Kalau mau mencoba memakannya juga susah, palingan cuma bisa diemut dan dijilat. Apalagi kalau anda ingin memakannya dalam sekali caplok, dijamin mulut anda ngga bakalan bisa menampungnya.

Photobucket

Yah, itulah sedikit pengalaman saya selama praktek sebagai dokter muda di Bagian Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi. Semua yang tertulis hanyalah untuk kepentingan pendidikan dan hiburan, no offense, he4x.
Manadocity, 0950060408.




Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket


0 komentar: